Cara Membuat Croissant Sederhana

Halo Sobat Sederhana! Siapa yang tidak suka dengan croissant yang lezat dan renyah? Croissant adalah roti laminasi yang terkenal dari Perancis, namun kini sudah menjadi populer di seluruh dunia. Namun, seringkali orang berpikir bahwa membuat croissant rumahan yang sempurna itu sangat sulit. Padahal, dengan sedikit kesabaran dan keterampilan, kamu bisa membuat croissant yang enak dan lezat di rumah! Di artikel ini, kami akan memberikan panduan langkah demi langkah tentang cara membuat croissant sederhana yang bisa kamu coba di rumah. Yuk, simak!

1. Persiapkan Bahan-Bahan yang Dibutuhkan

Sebelum memulai membuat croissant, pastikan kamu sudah mempersiapkan semua bahan-bahan yang diperlukan seperti:

Bahan-Bahan
Jumlah
Tepung terigu
250 gram
Mentega dingin
150 gram
Susu cair
100 ml
Gula pasir
1 sendok makan
Garam
1/2 sendok teh
Ragi instan
1 sendok teh

Setelah semua bahan-bahan sudah tersedia, kamu bisa mulai dengan langkah pertama yaitu membuat adonan dasar.

2. Membuat Adonan Dasar Croissant

Langkah pertama dalam membuat croissant adalah membuat adonan dasar. Berikut adalah langkah-langkahnya:

a. Mencampur Tepung dan Ragi

Pertama-tama, campurkan tepung terigu dan ragi instan ke dalam sebuah wadah. Aduk rata.

b. Menambahkan Gula, Garam, dan Susu Cair

Tambahkan gula pasir, garam, dan susu cair ke dalam wadah yang sama. Aduk rata hingga semua bahan tercampur dengan baik.

c. Membuat Adonan Kental

Tambahkan sedikit air dingin jika adonan terlalu kering dan terasa kaku. Uleni adonan hingga membentuk bola yang kental dan elastis.

d. Melembutkan Adonan

Taruh adonan di atas meja yang telah ditaburi tepung tipis-tipis. Pukul-pukul adonan dengan telapak tangan hingga melembutkan adonan.

TRENDING 🔥  Cara Membuat Sayur Bayam Bening Sederhana

e. Memasukkan Mentega Dingin

Ambil mentega dingin dan letakkan di tengah-tengah adonan yang telah ditekan tipis. Lipat adonan dari keempat sisinya sehingga mentega tertutup pada adonan. Gulingkan adonan hingga rata dengan ketebalan sekitar 1 cm.

f. Memutar dan Melipat Adonan

Kemudian, ambil salah satu ujung adonan dan lipat dua hingga ujung bertemu. Kemudian, putar adonan searah jarum jam. Lakukan langkah ini sebanyak 4 kali. Setelah itu, bungkus adonan dengan plastik wrap dan simpan di kulkas selama sekitar 1 jam.

3. Melaminasi Adonan

Setelah adonan telah dingin, kamu bisa mulai melembutkannya kembali dan melakukan proses melaminasi. Berikut adalah langkah-langkahnya:

a. Melembutkan Adonan

Taruh adonan di atas meja yang telah ditaburi tepung tipis-tipis. Pukul-pukul adonan dengan telapak tangan hingga melembutkan adonan.

b. Memutar dan Melipat Adonan

Kemudian, ambil salah satu ujung adonan dan lipat dua hingga ujung bertemu. Kemudian, putar adonan searah jarum jam. Lakukan langkah ini sebanyak 4 kali. Setelah itu, bungkus adonan dengan plastik wrap dan simpan di kulkas selama sekitar 1 jam.

c. Melembutkan dan Melipat Adonan

Setelah adonan turun dari kulkas, ulangi langkah b dan c sebanyak 2-3 kali lagi. Jangan lupa membalut adonan dengan plastik wrap dan membekukan adonan di kulkas sekitar 30 menit sebelum digunakan.

4. Membentuk Croissant

Setelah proses melaminasi selesai, kamu bisa langsung memulai proses pembentukan croissant. Berikut adalah langkah-langkahnya:

a. Memotong Adonan

Letakkan adonan di atas meja yang telah ditaburi tepung tipis-tipis. Potong adonan menjadi segitiga dengan ukuran sekitar 15 cm x 20 cm.

b. Memotong Di Ujung Segitiga

Potong ujung segitiga sebesar 1 cm sehingga membentuk dua ekor. Tarik kedua ekor tersebut hingga bertemu di tengah segitiga.

TRENDING 🔥  Gambar Sederhana Cara Kerja Listrik

c. Melipat Croissant

Lipat segitiga melalui bagian yang tidak terpotong hingga menyentuh ekor yang lain. Lipat kedua ekor tersebut hingga membentuk bagian atas dan bawah croissant.

d. Memanggang Croissant

Letakkan croissant di atas loyang yang telah dilapisi baking paper. Oleskan telur kocok pada permukaan croissant. Panggang croissant dalam oven yang telah dipanaskan sebelumnya pada suhu 180 derajat celcius selama sekitar 20-25 menit hingga berwarna keemasan.

FAQ

1. Apakah croissant sulit dibuat?

Memang sebagian orang berpikir bahwa croissant sulit dibuat, namun sebenarnya proses pembuatannya tidak terlalu rumit. Dibutuhkan kesabaran dan ketelitian agar croissant yang dihasilkan menjadi lezat dan renyah.

2. Apa yang membuat croissant renyah?

Croissant menjadi renyah karena proses melaminasi yang dilakukan pada adonan. Selama proses ini, mentega yang digunakan untuk lapisan di antara adonan akan meleleh dan menghasilkan lapisan yang renyah di antara adonan.

3. Bolehkah substitusi susu cair dengan susu bubuk?

Ya, susu bubuk bisa digunakan sebagai pengganti susu cair. Namun, kamu harus memperhatikan takarannya agar tidak terlalu kering atau terlalu basah.

4. Apakah croissant bisa disimpan dalam lemari es?

Ya, croissant bisa disimpan dalam lemari es. Namun, pastikan kamu menyimpannya di dalam wadah kedap udara agar tetap lezat dan renyah.

5. Bagaimana cara menyimpan croissant agar tetap lezat?

Cara terbaik untuk menyimpan croissant agar tetap lezat adalah dengan menyimpannya di dalam wadah kedap udara pada suhu ruangan. Jangan menyimpannya di dalam kulkas karena dapat membuat croissant menjadi lembek.

Semoga Bermanfaat dan sampai jumpa di artikel menarik lainnya!

Cara Membuat Croissant Sederhana