Cara Sederhana untuk Menghasilkan Energi Biogas dengan Bahan Disekitar Kita

Halo Sobat Sederhana, energi biogas merupakan salah satu energi alternatif yang semakin populer digunakan di Indonesia. Biogas terbuat dari sampah organik atau limbah ternak dan merupakan salah satu cara untuk menghasilkan energi yang bersih dan ramah lingkungan. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara sederhana untuk menghasilkan energi biogas dengan bahan disekitar kita. Simak terus artikel ini ya!

Apa itu Biogas?

Biogas adalah salah satu sumber energi alternatif yang diproduksi dari bahan-bahan organik yang dapat terurai secara alami. Bahan-bahan tersebut biasanya berasal dari limbah rumah tangga, limbah pertanian, dan limbah industri. Di Indonesia, biogas umumnya diproduksi dari limbah ternak seperti kotoran sapi atau kotoran ayam.

Biogas terdiri dari 50-70% gas metana (CH4) dan 30-50% gas karbon dioksida (CO2). Gas metana adalah gas yang memiliki potensi efek rumah kaca lebih besar dari CO2, namun ketika digunakan untuk menghasilkan energi, gas metana justru lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan bahan bakar fosil seperti minyak bumi.

Bagaimana Cara Menghasilkan Biogas?

Untuk menghasilkan biogas, kita membutuhkan beberapa bahan dan perlengkapan. Beberapa bahan yang diperlukan antara lain:

Bahan
Jumlah
Kotoran ternak atau limbah organik lainnya
Sesuai kebutuhan
Empan / gemburkan limbah organik
Sesuai kebutuhan
Air
Sesuai kebutuhan
Ember atau wadah yang kedap udara
1 buah
Tabung gas atau balon yang kedap udara
1 buah

Setelah semua bahan dan perlengkapan siap, langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut:

Langkah 1: Persiapan Bahan

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mempersiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan. Kotoran ternak atau limbah organik lainnya harus diproses terlebih dahulu agar menjadi lebih mudah terurai. Cara memprosesnya bisa dengan menggemburkan atau memotong-motong limbah organik tersebut.

TRENDING 🔥  Cara Membuat Cemilan Sederhana di Rumah

Langkah 2: Campurkan Bahan

Setelah bahan-bahan siap, campurkan kotoran ternak atau limbah organik lainnya dengan air di dalam ember atau wadah yang kedap udara. Campuran ini perlu diaduk rata agar bahan tercampur dengan sempurna.

Langkah 3: Masukkan Campuran ke dalam Tabung Gas

Setelah campuran bahan tercampur dengan sempurna, masukkan campuran tersebut ke dalam tabung gas atau balon yang kedap udara. Pastikan udara dalam tabung gas benar-benar dikeluarkan agar campuran bahan tidak teroksidasi.

Langkah 4: Tunggu Hingga Biogas Terbentuk

Setelah campuran bahan dimasukkan ke dalam tabung gas, biarkan tabung gas selama beberapa hari hingga biogas terbentuk. Selama proses penguraian limbah organik, bakteri anaerobik akan memfermentasi bahan-bahan organik dan menghasilkan biogas. Proses ini membutuhkan waktu sekitar 2-6 minggu tergantung pada jenis bahan organik yang digunakan.

Langkah 5: Gunakan Biogas untuk Menghasilkan Energi

Setelah biogas terbentuk, kita dapat menggunakannya untuk menghasilkan energi. Cara paling sederhana adalah dengan menggunakan biogas sebagai bahan bakar untuk membakar kompor atau untuk menghasilkan listrik dengan menggunakan generator. Dengan menggunakan biogas, kita dapat menghemat penggunaan bahan bakar fosil yang semakin langka dan mahal harganya.

Apa Keuntungan Menggunakan Biogas?

Penggunaan biogas sebagai sumber energi alternatif memiliki beberapa keuntungan, antara lain:

  1. Biogas merupakan sumber energi yang bersih, ramah lingkungan dan terbarukan
  2. Biogas dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk menghasilkan listrik, memasak di dapur, serta menggerakkan mesin atau alat-alat lain yang membutuhkan energi
  3. Penggunaan biogas dapat mengurangi pemakaian bahan bakar fosil dan emisi gas rumah kaca di atmosfer, sehingga dapat membantu mengurangi dampak perubahan iklim
  4. Biogas dapat diproduksi menggunakan bahan-bahan yang murah dan mudah didapat di lingkungan sekitar kita
TRENDING 🔥  Cara Membuat Alat Pengukur PH Air Sederhana

FAQ

1. Apa saja bahan-bahan yang dapat digunakan untuk menghasilkan biogas?

Bahan-bahan organik seperti kotoran ternak, kotoran manusia, limbah pertanian, limbah makanan, serta limbah industri dapat digunakan untuk menghasilkan biogas. Namun, bahan-bahan tersebut harus diproses terlebih dahulu agar mudah terurai.

2. Apa saja jenis bakteri yang terlibat dalam produksi biogas?

Proses fermentasi untuk menghasilkan biogas melibatkan beberapa jenis bakteri anaerobik, seperti bakteri asam asetat, bakteri asam propionat, dan bakteri metanogen.

3. Apakah penggunaan biogas dapat menghemat biaya energi?

Ya, penggunaan biogas sebagai sumber energi alternatif dapat membantu menghemat biaya energi karena bahan baku yang digunakan untuk menghasilkan biogas dapat diperoleh dengan mudah dan murah.

4. Bagaimana cara menjaga kualitas biogas agar tetap stabil?

Untuk menjaga kualitas biogas agar tetap stabil, kita perlu melakukan pemantauan terhadap kondisi tabung gas dan lingkungan sekitar. Pastikan tabung gas kedap udara agar biogas tidak bocor dan teroksidasi. Selain itu, hindari paparan sinar matahari langsung dan perubahan suhu yang drastis yang dapat mempengaruhi kualitas biogas.

Kesimpulan

Itulah beberapa cara sederhana untuk menghasilkan energi biogas dengan bahan disekitar kita. Penggunaan biogas sebagai sumber energi alternatif dapat membantu meningkatkan ketersediaan energi yang bersih dan ramah lingkungan. Dalam memproduksi biogas, perlu dilakukan dengan hati-hati dan terus memperhatikan kualitas biogas agar stabil dan tidak teroksidasi. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Sobat Sederhana dan sampai jumpa di artikel menarik lainnya!

Cara Sederhana untuk Menghasilkan Energi Biogas dengan Bahan Disekitar Kita