Cara Menghitung Besar Kolom Baja Sederhana

Halo sobat sederhana! Apa kabar? Kali ini kita akan membahas tentang cara menghitung besar kolom baja sederhana. Bagi kalian yang ingin membangun suatu struktur bangunan dengan menggunakan kolom baja, ini akan menjadi artikel yang sangat berguna untuk kalian. Tanpa berlama-lama, mari kita simak penjelasannya di bawah ini.

Pengenalan Kolom Baja Sederhana

Sebelum kita membahas tentang cara menghitung besar kolom baja sederhana, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu apa itu kolom baja sederhana. Kolom baja sederhana merupakan komponen struktural yang berfungsi sebagai penopang beban pada suatu konstruksi bangunan.

Penggunaan kolom baja sendiri dapat memberikan beberapa keuntungan seperti lebih kuat, lebih tahan terhadap gempa, lebih ekonomis, dan dapat diaplikasikan pada berbagai jenis bangunan.

Jenis Kolom Baja Sederhana

Sebelum kita menghitung besar kolom baja sederhana, perlu diketahui terlebih dahulu bahwa ada beberapa jenis kolom baja sederhana. Berikut ini adalah beberapa jenis kolom baja sederhana:

Jenis Kolom Baja
Keterangan
Kolom Baja Beton
Kolom baja yang dilapisi dengan beton
Kolom Baja Tubular
Kolom baja berbentuk tabung
Kolom Baja H
Kolom baja berbentuk huruf H
Kolom Baja WF
Kolom baja berbentuk huruf WF
Kolom Baja Bulat
Kolom baja berbentuk bulat

Cara Menghitung Besar Kolom Baja Sederhana

1. Hitung Luas Penampang Kolom

Langkah pertama dalam menghitung besar kolom baja sederhana adalah dengan menghitung luas penampang kolom. Luas penampang kolom ini akan menentukan berapa besar beban yang dapat ditahan oleh kolom baja tersebut.

Rumus untuk menghitung luas penampang kolom adalah sebagai berikut:

Luas Penampang Kolom = Lebar Kolom x Tinggi Kolom

Contoh:

Jika lebar kolom = 40 cm dan tinggi kolom = 80 cm, maka:

TRENDING 🔥  Cara Membuat Robot Sederhana dengan Sensor

Luas Penampang Kolom = 40 cm x 80 cm = 3200 cm2

2. Hitung Beban Maksimum yang Dapat Ditahan

Setelah mengetahui luas penampang kolom, langkah berikutnya adalah dengan menghitung beban maksimum yang dapat ditahan oleh kolom baja tersebut. Beban maksimum ini akan menentukan berapa besar kapasitas beban suatu kolom baja.

Rumus untuk menghitung beban maksimum yang dapat ditahan oleh kolom baja adalah sebagai berikut:

Beban Maksimum = Luas Penampang Kolom x Kapasitas Beban

Contoh:

Jika luas penampang kolom = 3200 cm2 dan kapasitas beban = 1000 kg/cm2, maka:

Beban Maksimum = 3200 cm2 x 1000 kg/cm2 = 3.200.000 kg atau 3200 ton

3. Hitung Jumlah Kolom yang Diperlukan

Setelah mengetahui beban maksimum yang dapat ditahan oleh kolom baja, langkah berikutnya adalah dengan menghitung jumlah kolom yang diperlukan untuk menopang beban pada suatu konstruksi bangunan.

Rumus untuk menghitung jumlah kolom yang diperlukan adalah sebagai berikut:

Jumlah Kolom = Total Beban Maksimum / Beban Maksimum yang Dapat Ditahan Oleh Satu Kolom

Contoh:

Jika total beban maksimum = 12800 ton dan beban maksimum yang dapat ditahan oleh satu kolom = 3200 ton, maka:

Jumlah Kolom = 12800 ton / 3200 ton = 4 kolom

4. Tentukan Ukuran Kolom Baja yang Diperlukan

Setelah mengetahui jumlah kolom yang diperlukan, langkah terakhir adalah menentukan ukuran kolom baja yang diperlukan untuk menopang beban pada suatu konstruksi bangunan.

Untuk menentukan ukuran kolom baja ini, dapat dilakukan dengan cara trial dan error, yaitu dengan mencoba berbagai ukuran kolom baja dan menyesuaikannya dengan kebutuhan.

FAQ

1. Apa itu kolom baja sederhana?

Kolom baja sederhana merupakan komponen struktural yang berfungsi sebagai penopang beban pada suatu konstruksi bangunan.

2. Apa saja jenis kolom baja sederhana?

Beberapa jenis kolom baja sederhana antara lain kolom baja beton, kolom baja tubular, kolom baja H, kolom baja WF, dan kolom baja bulat.

TRENDING 🔥  Cara Membuat Alat Pirografi Sederhana Untuk Sobat Sederhana

3. Bagaimana cara menghitung besar kolom baja sederhana?

Langkah-langkah menghitung besar kolom baja sederhana antara lain menghitung luas penampang kolom, menghitung beban maksimum yang dapat ditahan, menghitung jumlah kolom yang diperlukan, dan menentukan ukuran kolom baja yang diperlukan.

Kesimpulan

Demikianlah pembahasan tentang cara menghitung besar kolom baja sederhana. Dengan mengetahui cara menghitung besar kolom baja sederhana, diharapkan pembaca dapat lebih mudah menentukan ukuran kolom baja yang diperlukan untuk menopang beban pada suatu konstruksi bangunan. Bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang konstruksi bangunan, jangan lupa untuk membaca artikel menarik kami yang lain.

Semoga Bermanfaat dan sampai jumpa di artikel menarik lainnya.

Cara Menghitung Besar Kolom Baja Sederhana