Cara SPSS Uji Analisis Regresi Sederhana

Halo Sobat Sederhana, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang cara melakukan uji analisis regresi sederhana menggunakan aplikasi SPSS. Untuk mengikuti tutorial ini, pastikan Sobat Sederhana sudah menginstal aplikasi SPSS terlebih dahulu di komputer atau laptop.

Pengertian Analisis Regresi Sederhana

Analisis regresi sederhana adalah metode statistika yang digunakan untuk menentukan hubungan linier antara dua variabel. Dalam analisis regresi sederhana, terdapat satu variabel bebas (x) dan satu variabel terikat (y).

Misalnya, kita ingin mengetahui seberapa besar pengaruh usia terhadap penghasilan. Dalam hal ini, usia merupakan variabel bebas dan penghasilan merupakan variabel terikat. Dengan mengunakan analisis regresi sederhana, kita dapat menentukan seberapa besar pengaruh usia terhadap penghasilan.

Untuk melakukan analisis regresi sederhana, Sobat Sederhana dapat menggunakan aplikasi SPSS. Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan uji analisis regresi sederhana menggunakan SPSS.

Langkah-langkah Melakukan Uji Analisis Regresi Sederhana

Langkah 1: Mengimpor Data

Langkah pertama yang harus Sobat Sederhana lakukan adalah mengimpor data ke dalam aplikasi SPSS. Data yang Sobat Sederhana gunakan harus sudah dalam format file .sav atau .csv.

Untuk mengimpor data, Sobat Sederhana dapat melakukan langkah-langkah berikut:

  1. Buka aplikasi SPSS dan buat dokumen baru.
  2. Klik File > Open > Data
  3. Pilih file data yang akan digunakan dan klik Open
  4. Data akan muncul pada halaman SPSS.

Langkah 2: Mengatur Variabel

Setelah data berhasil diimpor ke dalam aplikasi SPSS, selanjutnya Sobat Sederhana perlu mengatur variabel yang akan digunakan.

Untuk mengatur variabel, Sobat Sederhana dapat melakukan langkah-langkah berikut:

  1. Klik Variable View pada jendela SPSS.
  2. Add Variable pada kolom Name dan Data Type.
  3. Add Value Label pada kolom Label.
  4. Ketik nama variabel pada kolom Name, misalnya Usia dan Pendapatan.
TRENDING 🔥  Cara Membuat Alarm Sederhana untuk Rumah

Langkah 3: Membuat Scatterplot

Setelah variabel diatur, selanjutnya Sobat Sederhana dapat membuat visualisasi data dalam bentuk scatterplot.

Untuk membuat scatter plot, Sobat Sederhana dapat melakukan langkah-langkah berikut:

  1. Klik Graphs > Legacy Dialogs > Scatter / Matrix.
  2. Pilih Simple Scatter dan klik Define.
  3. Isi variabel x pada kolom X Axis dan variabel y pada kolom Y Axis.
  4. Klik OK.

Scatter plot akan muncul pada jendela SPSS.

Langkah 4: Melakukan Analisis Regresi Sederhana

Setelah visualisasi data dibuat, selanjutnya Sobat Sederhana dapat melakukan analisis regresi sederhana.

Untuk melakukan analisis regresi sederhana, Sobat Sederhana dapat melakukan langkah-langkah berikut:

  1. Klik Analyze > Regression > Linear.
  2. Pilih variabel terikat pada kolom Dependent.
  3. Pilih variabel bebas pada kolom Independent.
  4. Klik OK.

Output analisis regresi sederhana akan muncul pada jendela SPSS.

Interpretasi Output Analisis Regresi Sederhana

Setelah melakukan uji analisis regresi sederhana, selanjutnya Sobat Sederhana perlu melakukan interpretasi terhadap output yang dihasilkan. Output analisis regresi sederhana pada aplikasi SPSS terdiri dari 3 tabel, yaitu:

  1. Descriptive Statistics
  2. Model Summary
  3. Coefficients

Tabel 1: Descriptive Statistics

Tabel ini berisi informasi mengenai statistik deskriptif dari variabel yang digunakan. Statistik deskriptif meliputi nilai rata-rata, standar deviasi, dan jumlah data.

Tabel 2: Model Summary

Tabel ini berisi informasi mengenai kualitas model yang dibuat. Informasi yang terdapat pada tabel ini meliputi R, R Square, dan Adjusted R Square.

R merupakan koefisien korelasi antara variabel bebas dan terikat.

R Square merupakan proporsi variasi variabel terikat yang dapat dijelaskan oleh variabel bebas.

Adjusted R Square adalah R square yang disesuaikan dengan jumlah variabel bebas dan terikat.

Tabel 3: Coefficients

Tabel ini berisi informasi mengenai koefisien regresi antara variabel bebas dan terikat. Informasi yang terdapat pada tabel ini meliputi koefisien regresi, standar error, t, dan p-value.

TRENDING 🔥  Cara Membuka Usaha Warung Makan Sederhana

Koefisien regresi merupakan besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat.

Standar error merupakan estimasi dari kesalahan pengukuran pada model.

t merupakan nilai t-test yang digunakan untuk menguji signifikansi koefisien regresi.

p-value merupakan nilai probabilitas bahwa koefisien regresi adalah nol.

FAQ

1. Apa itu analisis regresi sederhana?

Analisis regresi sederhana adalah metode statistika yang digunakan untuk menentukan hubungan linier antara dua variabel. Dalam analisis regresi sederhana, terdapat satu variabel bebas (x) dan satu variabel terikat (y).

2. Apa manfaat analisis regresi sederhana?

Manfaat analisis regresi sederhana adalah untuk menentukan seberapa besar pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Dengan mengetahui pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat, kita dapat membuat keputusan yang lebih tepat dalam pengambilan keputusan bisnis atau manajemen.

3. Apa yang dimaksud dengan koefisien regresi?

Koefisien regresi merupakan besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Nilai koefisien regresi dapat bernilai positif atau negatif. Jika nilai koefisien regresi positif, maka ada hubungan positif antara variabel bebas dan terikat. Sebaliknya, jika nilai koefisien regresi negatif, maka ada hubungan negatif antara variabel bebas dan terikat.

Semoga Bermanfaat dan Sampai Jumpa di Artikel Menarik Lainnya

Cara SPSS Uji Analisis Regresi Sederhana