Cara Pembuatan Biogas Sederhana

Halo Sobat Sederhana, kita akan membahas tentang cara pembuatan biogas sederhana. Biogas adalah gas hasil dari proses anaerobik yang terjadi di dalam sistem bioreaktor. Di Indonesia, biogas sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan energi, terutama untuk rumah tangga di pedesaan. Mari kita simak langkah-langkah pembuatan biogas sederhana dibawah ini.

1. Persiapan Bahan-bahan

Untuk membuat biogas, kita perlu menyiapkan beberapa bahan, antara lain:

Nama Bahan
Jumlah
Kotoran Hewan
500 kg
Air
500 liter
Jerami
100 kg
Em4
1 liter

Perlu diingat bahwa kotoran hewan yang digunakan harus sudah matang, sehingga tidak mengandung banyak bakteri yang berbahaya. Jerami digunakan untuk menyediakan serat yang dibutuhkan oleh bakteri untuk menghasilkan biogas.

2. Pembuatan Bioreaktor

Setelah bahan-bahan disiapkan, langkah selanjutnya adalah membuat bioreaktor. Bioreaktor adalah tempat dimana proses fermentasi terjadi. Berikut cara membuat bioreaktor:

2.1. Membuat Lubang

Pilihlah lokasi yang strategis dan tidak terlalu jauh dari sumber kotoran hewan. Lubang yang dibuat harus memenuhi ukuran yang sudah ditentukan, yaitu 2 meter x 2 meter x 2 meter.

2.2. Membuat Dinding Bioreaktor

Gunakan kayu atau bambu untuk membuat dinding bioreaktor. Pastikan dinding bioreaktor cukup kuat untuk menahan tekanan yang dihasilkan selama proses fermentasi terjadi.

2.3. Memasang Atap

Atap bioreaktor sebaiknya terbuat dari bahan yang tahan air, seperti seng atau genteng. Atap berguna untuk menghindari air hujan masuk ke dalam bioreaktor.

2.4. Menyiapkan Inlet dan Outlet

Inlet dan outlet digunakan untuk memasukkan bahan dan mengeluarkan hasil sampingan dari proses fermentasi. Inlet dan outlet dapat dibuat dari pipa PVC dengan diameter 10 cm.

3. Proses Fermentasi

Setelah mempersiapkan bioreaktor, saatnya untuk memulai proses fermentasi. Berikut langkah-langkahnya:

TRENDING 🔥  Selamat datang, Sobat Sederhana!

3.1. Campurkan Bahan

Campurkan kotoran hewan, air, jerami, dan Em4 ke dalam bioreaktor. Pastikan bahan tercampur merata.

3.2. Tunggu Beberapa Hari

Biarkan bahan dalam bioreaktor selama beberapa hari. Selama waktu itu, bakteri akan bekerja dan menghasilkan biogas.

3.3. Pemakaian Biogas

Biogas yang dihasilkan dapat dipakai untuk berbagai keperluan, seperti memasak, penerangan, dan penghangat ruangan. Biogas dapat disimpan di dalam tabung gas yang sudah disediakan.

4. FAQ

4.1. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan biogas?

Waktu yang dibutuhkan tergantung pada suhu dan kelembaban di dalam bioreaktor. Pada umumnya, waktu yang dibutuhkan sekitar 2-4 minggu.

4.2. Apakah biogas aman digunakan?

Biogas aman digunakan selama proses pembuatan dilakukan dengan benar dan cukup matang. Pastikan untuk menghindari kebocoran gas yang dapat menyebabkan keracunan atau ledakan.

4.3. Apakah biogas memiliki kadar energi yang cukup tinggi?

Biogas memiliki kadar energi yang cukup tinggi jika dihasilkan dengan bahan-bahan yang tepat dan dengan proses fermentasi yang benar. Namun, kadar energi biogas masih lebih rendah dibandingkan dengan gas alam atau LPG.

5. Kesimpulan

Demikianlah cara pembuatan biogas sederhana. Dengan mengikuti langkah-langkah yang sudah dijelaskan di atas, Sobat Sederhana bisa memanfaatkan kotoran hewan menjadi sumber energi yang bermanfaat. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di artikel menarik lainnya!

Cara Pembuatan Biogas Sederhana