Cara Mencari Uji Validitas Sederhana BDI dengan SPSS

Halo Sobat Sederhana, apa kabar? Kali ini kita akan membahas mengenai cara mencari uji validitas sederhana BDI dengan SPSS. Bagi yang belum familiar dengan istilah tersebut, uji validitas adalah suatu teknik yang digunakan untuk mengukur sejauh mana instrumen atau alat ukur yang digunakan dalam pengukuran data tersebut benar-benar valid atau sesuai dengan tujuan pengukuran. Dalam hal ini, kita akan menggunakan SPSS untuk membantu kita melakukan uji validitas sederhana pada BDI.

Apa itu BDI?

BDI atau Beck Depression Inventory adalah sebuah kuesioner atau tes yang digunakan untuk mengukur tingkat keparahan depresi seseorang. Tes ini terdiri dari 21 soal yang harus dijawab dengan pilihan jawaban yang ditetapkan. Pilihan jawaban tersebut diberi skor tertentu, dan setelah dijumlahkan akan menghasilkan skor total yang mencerminkan tingkat keparahan depresi yang dialami seseorang. Tes ini sering digunakan dalam penelitian atau dalam praktek psikologi klinis.

Langkah-langkah Mencari Uji Validitas Sederhana BDI dengan SPSS

Langkah 1: Import Data BDI ke dalam SPSS

Langkah pertama adalah mengimpor data BDI yang sudah dikumpulkan ke dalam SPSS. Pastikan data tersebut sudah dalam format file SPSS (.sav). Jika belum, Anda dapat mengubahnya ke format tersebut dengan menggunakan software konversi.

Langkah 2: Membuat Skala Faktor

Setelah data BDI diimpor ke dalam SPSS, langkah selanjutnya adalah membuat skala faktor. Skala faktor ini digunakan untuk mengelompokkan atau mengklasifikasikan soal-soal dalam kuesioner BDI yang memiliki kesamaan atau korelasi satu sama lain. Dalam hal ini, kita akan membuat skala faktor untuk kategori gejala fisik dan gejala psikologis.

Langkah 3: Melakukan Analisis Faktor

Setelah membuat skala faktor, langkah selanjutnya adalah melakukan analisis faktor. Analisis faktor ini bertujuan untuk memeriksa sejauh mana instrumen BDI tersebut bisa digunakan sebagai alat ukur yang valid. Hasil dari analisis faktor ini akan menunjukkan seberapa besar faktor loading (bobot faktor) dari masing-masing soal dalam skala faktor.

TRENDING 🔥  Cara Membuat Sensor Suhu Sederhana Untuk Sobat Sederhana

Langkah 4: Melakukan Uji Reliabilitas

Setelah melakukan analisis faktor, langkah selanjutnya adalah melakukan uji reliabilitas. Uji ini bertujuan untuk memastikan apakah instrumen BDI tersebut memiliki tingkat keandalan yang tinggi atau tidak. Ada beberapa jenis uji reliabilitas yang dapat digunakan, namun pada artikel ini kita akan menggunakan Cronbach’s alpha.

Langkah 5: Menafsirkan Hasil Uji Validitas

Setelah melakukan uji reliabilitas, langkah terakhir adalah menafsirkan hasil uji validitas tersebut. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menafsirkan hasil uji validitas, antara lain faktor loading, nilai eigenvalue, dan persentase variansi yang bisa dijelaskan oleh faktor.

Penjelasan Lebih Detail Mengenai Langkah-langkah Mencari Uji Validitas Sederhana BDI dengan SPSS

Langkah 1: Import Data BDI ke dalam SPSS

Untuk mengimpor data BDI ke dalam SPSS, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut:

No
Langkah
1
Buka SPSS dan pilih menu File > Open > Data.
2
Cari file data BDI yang ingin diimpor.
3
Pilih file tersebut dan klik tombol Open.
4
Data BDI sudah berhasil diimpor dan dapat dilihat di window Data View pada SPSS.

Langkah 2: Membuat Skala Faktor

Untuk membuat skala faktor pada BDI, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

No
Langkah
1
Buka window Syntax pada SPSS.
2
Ketikkan sintaks berikut: FACTOR/VARIABLES (list semua variabel item BDI yang ingin dikelompokkan ke dalam skala faktor)/MISSING LISTWISE/ANALYSIS (list skala faktor yang ingin dibuat, contoh: faktor1 untuk skala gejala fisik dan faktor2 untuk skala gejala psikologis)/PRINT INITIAL CORRELATION/CRITERIA FACTORS(2)/EXTRACTION PC
3
Eksekusi sintaks tersebut dengan mengklik tombol Run.
4
Skala faktor sudah berhasil dibuat dan dapat dilihat di window Output pada SPSS.

Langkah 3: Melakukan Analisis Faktor

Untuk melakukan analisis faktor pada BDI, berikut adalah langkah-langkahnya:

TRENDING 🔥  Cara Buat Spaghetti Sederhana
No
Langkah
1
Buka window Syntax pada SPSS.
2
Ketikkan sintaks berikut: FACTOR/VARIABLES (list semua variabel item BDI yang ingin dikelompokkan ke dalam skala faktor)/MISSING LISTWISE/ANALYSIS (list skala faktor yang sudah dibuat sebelumnya)/PRINT INITIAL CORRELATION/CRITERIA FACTORS(2)/EXTRACTION PC
3
Eksekusi sintaks tersebut dengan mengklik tombol Run.
4
Hasil dari analisis faktor sudah bisa dilihat di window Output pada SPSS.

Langkah 4: Melakukan Uji Reliabilitas

Untuk melakukan uji reliabilitas pada BDI, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

No
Langkah
1
Buka window Syntax pada SPSS.
2
Ketikkan sintaks berikut: RELIABILITY/VARIABLES (list semua variabel item BDI yang ingin diuji reliabilitasnya)/SCALE(‘all variables’) ALL/MODEL(ALL)/STATISTICS DESCRIPTIVE/SUMMARY/MISSING LISTWISE.
3
Eksekusi sintaks tersebut dengan mengklik tombol Run.
4
Hasil dari uji reliabilitas sudah bisa dilihat di window Output pada SPSS.

Langkah 5: Menafsirkan Hasil Uji Validitas

Untuk menafsirkan hasil uji validitas pada BDI, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain:

Faktor Loading

Faktor loading adalah bobot faktor dari masing-masing variabel dalam skala faktor. Semakin besar faktor loading, maka semakin besar juga kontribusi variabel tersebut dalam skala faktor. Faktor loading yang signifikan adalah nilai yang lebih besar dari 0.3.

Eigenvalue

Nilai eigenvalue menunjukkan seberapa besar variansi yang bisa dijelaskan oleh faktor. Semakin besar eigenvalue, semakin banyak variansi yang bisa dijelaskan oleh faktor.

Persentase Variansi

Persentase variansi adalah persentase dari total variasi pada variabel awal yang dapat dijelaskan oleh faktor yang kita buat. Persentase variansi yang signifikan adalah nilainya yang lebih besar dari 60%.

FAQ (Frequently Asked Questions)

Apa itu uji validitas?

Uji validitas adalah suatu teknik yang digunakan untuk mengukur sejauh mana instrumen atau alat ukur yang digunakan dalam pengukuran data tersebut benar-benar valid atau sesuai dengan tujuan pengukuran.

TRENDING 🔥  Cara Buat Takjil Sederhana

Apa itu BDI?

BDI atau Beck Depression Inventory adalah sebuah kuesioner atau tes yang digunakan untuk mengukur tingkat keparahan depresi seseorang.

Apa itu skala faktor?

Skala faktor adalah suatu teknik pengelompokan atau pengklasifikasian variabel-variabel dalam sebuah kuesioner atau tes berdasarkan kesamaan atau korelasi satu sama lain.

Apa itu analisis faktor?

Analisis faktor adalah suatu teknik statistik multivariat yang digunakan untuk menggabungkan variabel-variabel yang saling berkaitan dalam sebuah kuesioner atau tes menjadi faktor-faktor yang lebih sederhana.

Apa itu uji reliabilitas?

Uji reliabilitas adalah suatu teknik yang digunakan untuk mengukur tingkat keandalan atau konsistensi dari sebuah instrumen atau alat ukur.

Apa itu faktor loading?

Faktor loading adalah bobot faktor dari masing-masing variabel dalam skala faktor. Semakin besar faktor loading, maka semakin besar juga kontribusi variabel tersebut dalam skala faktor.

Semoga Bermanfaat dan Sampai Jumpa di Artikel Menarik Lainnya!

Cara Mencari Uji Validitas Sederhana BDI dengan SPSS