Cara Membuat Tipografi Sederhana

Halo Sobat Sederhana, pada artikel kali ini kita akan membahas tentang cara membuat tipografi sederhana. Tipografi atau font memegang peranan penting dalam desain grafis. Dalam memilih dan membuat tipografi, perlu memperhatikan beberapa faktor seperti kegunaan, keterbacaan, kesesuaian, dan juga estetika.

1. Menentukan Jenis Tipografi yang Akan Dibuat

Langkah pertama dalam membuat tipografi adalah menentukan jenis tipografi yang akan dibuat. Ada berbagai jenis tipografi seperti serif, sans-serif, display, script, dan lain-lain. Setiap jenis tipografi memiliki karakteristik dan kegunaan yang berbeda-beda.

Sebagai contoh, serif digunakan untuk tulisan panjang seperti buku karena karakteristiknya yang mudah dibaca dan mengalir. Sedangkan, sans-serif lebih cocok digunakan pada desain cetak seperti poster dan iklan karena sifatnya yang tegas dan modern.

Pilih jenis tipografi yang paling cocok dengan kebutuhan desainmu.

2. Menentukan Karakteristik Tipografi

Setelah menentukan jenis tipografi, langkah selanjutnya adalah menentukan karakteristik tipografi tersebut. Karakteristik tipografi meliputi ukuran, ketebalan, kerning, dan tracking.

Pastikan mengatur karakteristik tipografi secara proporsional agar terlihat seimbang dan mudah dibaca.

3. Membuat Sketch Awal Tipografi

Langkah selanjutnya adalah membuat sketsa awal tipografi. Gunakan pensil dan kertas untuk membuat sketsa awal tipografi. Sketsa awal ini akan menjadi dasar untuk membuat tipografi digital selanjutnya.

4. Menggunakan Software Desain

Setelah membuat sketsa awal, langkah selanjutnya adalah menggunakan software desain seperti Adobe Illustrator atau CorelDRAW. Gunakan fitur pen tool atau bezier tool untuk menggambar tipografi sesuai dengan sketsa awal.

5. Mengatur Karakteristik Tipografi Digital

Setelah menggambar tipografi dengan software desain, langkah selanjutnya adalah mengatur karakteristik tipografi digital. Mengatur karakteristik tipografi digital sama dengan mengatur karakteristik tipografi pada kertas, yaitu meliputi ukuran, ketebalan, kerning, dan tracking.

TRENDING 🔥  Cara Menetaskan Telur Ayam Bangkok Sederhana

6. Memperbaiki Tipografi

Setelah mengatur karakteristik tipografi digital, selanjutnya adalah memeriksa keseluruhan tipografi dan memperbaikinya jika diperlukan. Periksa kembali kesesuaian tipografi dengan jenis desain yang digunakan.

7. Menguji Tipografi

Langkah terakhir adalah menguji tipografi dengan membuat beberapa contoh desain menggunakan tipografi tersebut. Pastikan tipografi mudah dibaca dan sesuai dengan jenis desain yang digunakan.

FAQ

Kamu Butuh Kursus Desain Grafis Untuk Membuat Tipografi?
Tidak, tidak perlu kursus desain grafis untuk membuat tipografi sederhana. Kamu dapat belajar sendiri dengan bantuan tutorial di internet dan juga dengan berlatih secara rutin.
Apakah Tipografi Sederhana Kurang Menarik?
Tidak, tipografi sederhana dapat menjadi salah satu elemen penting dalam desain grafis. Tipografi sederhana dapat memberikan kesan minimalis dan elegan pada desain.
Bolehkah Membuat Tipografi untuk Dijual?
Boleh, asalkan tipografi yang dibuat merupakan karya orisinil dan tidak menyalahi hak cipta.

Tipografi Sederhana untuk Desain Grafis

Dalam membuat tipografi sederhana, penting untuk memperhatikan karakteristik dan kesesuaian dengan jenis desain yang digunakan. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu dapat membuat tipografi sederhana sendiri tanpa harus mengikuti kursus desain grafis.

Semoga Bermanfaat dan sampai jumpa di artikel menarik lainnya.

Cara Membuat Tipografi Sederhana