Cara Membuat Alat Penyiram Tanaman Otomatis Sederhana

Hello Sobat Sederhana! Apakah kamu sering kesulitan saat harus menyiram tanaman setiap hari? Jangan khawatir! Kali ini kami akan membahas cara membuat alat penyiram tanaman otomatis sederhana yang dapat memudahkanmu dalam merawat tanaman kesayanganmu.

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

Sebelum memulai pembuatan alat penyiram tanaman otomatis, kamu harus menyiapkan terlebih dahulu bahan-bahan berikut:

No
Alat dan Bahan
Jumlah
1
Tutup Botol Air Mineral
1 Buah
2
Selang Air
2 Meter
3
ADXL345 Module
1 Buah
4
Arduino Uno
1 Buah
5
L293D Motor Driver
1 Buah
6
Pompa Air
1 Buah
7
Transformator 12V
1 Buah
8
Relay 5V
1 Buah
9
Baterai 9V
1 Buah
10
Kabel Jumper
Sesuai Kebutuhan

Dengan bahan-bahan tersebut, kamu sudah dapat memulai proses pembuatan alat penyiram tanaman otomatis sederhana. Berikut adalah langkah-langkahnya:

Langkah-langkah Membuat Alat Penyiram Tanaman Otomatis Sederhana

1. Membuat Sistem Otomatisasi

Pertama-tama, kamu harus membuat sistem otomatisasi yang terdiri dari ADXL345 Module, Arduino Uno, dan L293D Motor Driver. Berikut adalah langkah-langkahnya:

a. Koneksi ADXL345 Module dan Arduino Uno

Pertama, sambungkan kabel SDA dan SCL pada ADXL345 Module ke port A4 dan A5 pada Arduino Uno. Kemudian, sambungkan kabel VCC dan GND pada ADXL345 Module ke port 5V dan GND pada Arduino Uno.

b. Koneksi L293D Motor Driver dan Arduino Uno

Sambungkan kabel IN1, IN2, IN3, dan IN4 pada L293D Motor Driver ke port 8, 9, 10, dan 11 pada Arduino Uno. Kemudian, sambungkan kabel VCC dan GND pada L293D Motor Driver ke port 5V dan GND pada Arduino Uno.

c. Koding Arduino

Buka aplikasi Arduino IDE dan buat program berikut:

void setup() {
pinMode(8, OUTPUT);
pinMode(9, OUTPUT);
pinMode(10, OUTPUT);
pinMode(11, OUTPUT);
}

TRENDING 🔥  Cara Membuat Web Sederhana dengan Java

void loop() {
int x,y,z;
int L=0,R=0;
float Ax=0,Ay=0,Az=0;
Wire.begin();
Wire.beginTransmission(0x53);
Wire.write(0x31);
Wire.endTransmission();
Wire.requestFrom(0x53, 6);
x = Wire.read()<<8 | Wire.read();
y = Wire.read()<<8 | Wire.read();
z = Wire.read()<<8 | Wire.read();
Ax = atan2(-y, -z)*180/3.14+180;
Ay = atan2(-x, -z)*180/3.14+180;
Az = atan2(-x, -y)*180/3.14+180;
L=100-Ay/1.8;
R=100-Ay/1.8;
analogWrite(8, L*2.55);
analogWrite(9, 0);
analogWrite(10, R*2.55);
analogWrite(11, 0);
}

Program tersebut akan menghubungkan ADXL345 Module dan L293D Motor Driver sehingga motor pompa air akan berputar ketika tanaman membutuhkan penyiraman.

2. Membuat Sistem Penyiraman

Setelah membuat sistem otomatisasi, langkah selanjutnya adalah membuat sistem penyiraman yang terdiri dari tutup botol air mineral, selang air, pompa air, transformator 12V, dan relay 5V. Berikut adalah langkah-langkahnya:

a. Potong Tutup Botol Air Mineral

Potong tutup botol air mineral menggunakan gunting atau cutter hingga menyerupai corong dengan diameter 2,5 cm.

b. Sambungkan Selang Air dengan Pompa Air

Sambungkan selang air dengan pompa air menggunakan kabel jumper. Pastikan selang air tidak bocor dan telah terpasang dengan baik pada pompa air.

c. Sambungkan Selang Air dengan Tutup Botol Air Mineral

Sambungkan selang air dengan tutup botol air mineral menggunakan kabel jumper. Pastikan selang air telah terpasang dengan baik pada tutup botol air mineral.

d. Sambungkan Relay 5V dengan Arduino Uno

Sambungkan relay 5V dengan Arduino Uno menggunakan kabel jumper. Pastikan kabel telah terpasang pada port yang tepat dan koneksi tidak bocor.

e. Sambungkan Pompa Air dengan Transformator 12V

Sambungkan pompa air dengan transformator 12V menggunakan kabel jumper. Pastikan koneksi telah terpasang dengan baik dan aman.

3. Rakit Seluruh Sistem

Setelah membuat kedua sistem di atas, langkah terakhir adalah merakit seluruh sistem menjadi satu. Berikut adalah langkah-langkahnya:

a. Pasang Selang Air pada Tanaman

Pasang selang air pada tanaman yang akan disiram. Pastikan selang air telah terpasang dengan baik dan tidak bocor.

TRENDING 🔥  Cara Menghitung IRR Sederhana

b. Pasang Baterai 9V pada Arduino Uno

Pasang baterai 9V pada Arduino Uno untuk memberikan sumber listrik yang dibutuhkan. Pastikan baterai telah terpasang dengan baik dan tidak terbalik.

c. Pasang Seluruh Sistem pada Tanaman

Pasang seluruh sistem pada tanaman dengan menempatkan pompa air di dalam wadah air dan meletakkan tutup botol air mineral di atasnya. Pastikan seluruh sistem telah terpasang dengan baik dan aman.

FAQ Alat Penyiram Tanaman Otomatis Sederhana

1. Bisakah Alat Penyiram Tanaman Otomatis Sederhana digunakan untuk berbagai jenis tanaman?

Ya, Alat Penyiram Tanaman Otomatis Sederhana dapat digunakan untuk berbagai jenis tanaman.

2. Berapa lama Alat Penyiram Tanaman Otomatis Sederhana dapat digunakan?

Alat Penyiram Tanaman Otomatis Sederhana dapat digunakan selama baterai 9V dan listrik terpasok.

3. Apakah Alat Penyiram Tanaman Otomatis Sederhana aman digunakan?

Ya, Alat Penyiram Tanaman Otomatis Sederhana aman digunakan. Namun, pastikan seluruh sistem telah terpasang dengan baik dan aman agar tidak menimbulkan risiko kecelakaan dan kerusakan.

4. Apa yang harus dilakukan jika terjadi kerusakan pada Alat Penyiram Tanaman Otomatis Sederhana?

Jika terjadi kerusakan pada Alat Penyiram Tanaman Otomatis Sederhana, segera matikan alat dan periksa kembali seluruh sistem. Jika tidak berhasil, bawa alat ke ahli atau tukang yang terpercaya untuk diperbaiki.

Kesimpulan

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu sudah dapat membuat Alat Penyiram Tanaman Otomatis Sederhana secara mandiri. Dengan alat ini kamu tidak perlu khawatir lagi saat harus menyiram tanaman setiap hari dan dapat lebih mudah merawat tanaman kesayanganmu. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

Semoga Bermanfaat dan sampai jumpa di artikel menarik lainnya.

Cara Membuat Alat Penyiram Tanaman Otomatis Sederhana