Cara Membuat Alarm Pendeteksi Banjir Sederhana

Halo Sobat Sederhana! Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang cara membuat alarm pendeteksi banjir sederhana. Banjir merupakan bencana alam yang sering terjadi di Indonesia, terutama saat musim penghujan tiba. Jika kita tidak memiliki alat pendeteksi banjir, maka kerugian yang dialami bisa sangat besar. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memiliki alarm pendeteksi banjir agar bisa menghindari kerugian yang lebih besar. Tanpa berlama-lama lagi, mari kita simak cara membuat alarm pendeteksi banjir sederhana.

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

Sebelum memulai pembuatan alarm pendeteksi banjir, Sobat Sederhana harus menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan terlebih dahulu. Adapun alat dan bahan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:

Alat
Bahan
Sensor Ultrasonik
Arduino Uno
LED
Kabel Jumper
Resistor 220 Ohm
Buzzer
Breadboard
Prototyping Board
Kotak Plastik
Baterai 9V dan Holder

Setelah semua alat dan bahan sudah disiapkan, kita bisa mulai memulai pembuatan alarm pendeteksi banjir sederhana.

Langkah-Langkah Membuat Alarm Pendeteksi Banjir Sederhana

Langkah 1: Menyambungkan Sensor Ultrasonik ke Arduino Uno

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyambungkan sensor ultrasonik ke Arduino Uno. Sobat Sederhana bisa mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Sambungkan pin VCC sensor ultrasonik ke pin 5V pada Arduino Uno.

2. Sambungkan pin GND sensor ultrasonik ke pin GND pada Arduino Uno.

3. Sambungkan pin trig sensor ultrasonik ke pin 9 pada Arduino Uno.

4. Sambungkan pin echo sensor ultrasonik ke pin 10 pada Arduino Uno.

Langkah 2: Menyambungkan LED dan Buzzer ke Arduino Uno

Langkah kedua adalah menyambungkan LED dan buzzer ke Arduino Uno. Cara menyambungkannya sebagai berikut:

TRENDING 🔥  Cara Membuat Es Timun Suri Sederhana

1. Sambungkan pin positif LED ke pin 13 pada Arduino Uno.

2. Sambungkan pin negatif LED ke resistor 220 ohm lalu sambungkan resistor ke pin GND pada Arduino Uno.

3. Sambungkan pin positif buzzer ke pin 11 pada Arduino Uno.

4. Sambungkan pin negatif buzzer ke pin GND pada Arduino Uno.

Langkah 3: Memasukkan Program ke Arduino Uno

Setelah semua peralatan sudah tersambung dengan benar, langkah selanjutnya adalah memasukkan program ke dalam Arduino Uno. Berikut adalah langkah-langkahnya:

1. Buka software Arduino IDE pada laptop atau komputer Sobat Sederhana.

2. Masukkan program berikut:

const int trigPin = 9;const int echoPin = 10;long duration;int distance;void setup() {pinMode(trigPin, OUTPUT);pinMode(echoPin, INPUT);pinMode(13, OUTPUT);pinMode(11, OUTPUT);}void loop() {digitalWrite(trigPin, LOW);delayMicroseconds(2);digitalWrite(trigPin, HIGH);delayMicroseconds(10);digitalWrite(trigPin, LOW);duration = pulseIn(echoPin, HIGH);distance = duration * 0.034 / 2;if(distance <= 20) {digitalWrite(13, HIGH);digitalWrite(11, HIGH);delay(1000);digitalWrite(13, LOW);digitalWrite(11, LOW);delay(1000);}}

3. Masukkan Arduino Uno ke komputer atau laptop menggunakan kabel USB.

4. Klik upload program ke Arduino Uno.

Langkah 4: Merakit Alarm Pendeteksi Banjir

Langkah terakhir adalah merakit alarm pendeteksi banjir. Berikut adalah langkah-langkahnya:

1. Siapkan kotak plastik dan prototyping board.

2. Letakkan Arduino Uno dan breadboard pada prototyping board.

3. Tempelkan sensor ultrasonik pada bagian atas kotak plastik.

4. Sambungkan kabel jumper dari sensor ultrasonik ke breadboard.

5. Pasangkan LED dan buzzer pada kotak plastik.

6. Tempelkan baterai 9V pada bagian belakang kotak plastik.

7. Letakkan prototyping board yang sudah terpasang di dalam kotak plastik.

8. Tutup kotak plastik dan pastikan semua kabel sudah terpasang dengan benar.

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Berapa jarak maksimal yang bisa dideteksi oleh sensor ultrasonik?

Sensor ultrasonik bisa mendeteksi benda hingga jarak maksimal 4 meter.

TRENDING 🔥  Cara Menyajikan Data Kuesioner Sederhana

2. Apa itu Arduino Uno?

Arduino Uno adalah sebuah board mikrokontroler yang mudah digunakan dan diprogram. Board ini biasanya digunakan dalam pembuatan project elektronika.

3. Apa fungsi LED pada alarm pendeteksi banjir?

LED pada alarm pendeteksi banjir berfungsi sebagai indikator bahwa sensor ultrasonik telah mendeteksi adanya air.

4. Apa fungsi buzzer pada alarm pendeteksi banjir?

Buzzer pada alarm pendeteksi banjir berfungsi sebagai alarm atau peringatan ketika ada air yang terdeteksi oleh sensor ultrasonik.

Penutup

Itulah cara membuat alarm pendeteksi banjir sederhana. Dengan alat ini, Sobat Sederhana bisa menghindari kerugian akibat banjir. Jangan lupa, selalu berhati-hati dan selalu waspada saat musim penghujan tiba. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di artikel menarik lainnya!

Cara Membuat Alarm Pendeteksi Banjir Sederhana