Cisco Packet Tracer: Cara Static Routing dengan Jaringan Sederhana

Hallo Sobat Sederhana, kali ini kita akan membahas tentang cara melakukan static routing menggunakan Cisco Packet Tracer pada jaringan sederhana. Static routing merupakan salah satu teknik routing yang sangat berguna dalam mengirimkan paket data antara jaringan, terutama pada jaringan kecil dengan sedikit perangkat. Artikel ini akan membahas langkah-langkah cara melakukan static routing pada Cisco Packet Tracer serta memberikan panduan lengkap mulai dari pengertian static routing, dan cara melakukan konfigurasi static routing pada Cisco Packet Tracer.

Pengertian Static Routing

Static routing merupakan teknik routing dimana admin jaringan secara manual menentukan rute yang akan diambil oleh paket data yang akan dikirimkan antara jaringan. Beda dengan dynamic routing, dimana jaringan akan menentukan rute yang terbaik berdasarkan perangkat jaringan yang tersedia. Static routing sangat cocok untuk jaringan kecil yang hanya memiliki sedikit perangkat.

Static routing terdiri dari beberapa bagian antara lain:

Bagian
Keterangan
Network Address
Alamat jaringan yang akan dihubungkan.
Next Hop
Gateway atau jalur yang akan dilalui oleh paket data.
Administrative Distance
Nilai prioritas yang diberikan oleh perangkat jaringan terhadap rute statis dan dynamic routing. Semakin kecil nilai ini, semakin tinggi prioritasnya.

Dengan memahami pengertian static routing, maka kita dapat memasuki panduan lengkap cara melakukan static routing pada Cisco Packet Tracer pada jaringan sederhana.

Cara Melakukan Static Routing pada Cisco Packet Tracer

Static routing dapat dilakukan pada Cisco Packet Tracer dengan langkah-langkah berikut:

Step 1: Buat Topologi Jaringan Sederhana

Untuk mengimplementasikan static routing pada Cisco Packet Tracer, kita harus membuat topologi jaringan sederhana terlebih dahulu. Kita dapat menggunakan beberapa perangkat jaringan yaitu Switch, Router, dan PC.

TRENDING 🔥  Cara Mengukur Kebugaran Jasmani yang Sederhana

Cara membuat Topologi Jaringan Sederhana pada Cisco Packet Tracer:

1. Buka aplikasi Cisco Packet Tracer.

2. Pilih “New”

3. Pilih “Empty scenario”

4. Pilih “Add Devices”

5. Pilih “Routers”

6. Pilih “PT Any Router” lalu “Add”

7. Lakukan langkah 5 dan 6 untuk menambahkan Router kedua

8. Pilih “Switches”

9. Pilih “Switches 2960”

10. Pilih “PCs”

11. Pilih “PCs Desktop”

12. Klik dan seret perangkat ke layar

13. Hubungkan perangkat dengan cara mengklik perangkat Router dan menuju menu “Connection”. Pilih perangkat Switch lalu atur port yang akan digunakan.

14. Lakukan hal yang sama pada perangkat lainnya

Step 2: Konfigurasi IP Address pada Perangkat

Setelah membuat topologi jaringan sederhana pada Cisco Packet Tracer, selanjutnya kita harus melakukan konfigurasi IP Address pada setiap perangkat. Cara konfigurasinya sebagai berikut:

Cara melakukan konfigurasi IP Address pada Router:

1. Klik salah satu perangkat Router.

2. Klik CLI (Command Line Interface) untuk masuk dan melakukan konfigurasi.

3. Masukkan command “enable” untuk memasuki mode konfigurasi.

4. Masukkan command “configure terminal” untuk memulai konfigurasi pada Router.

5. Masukkan command “interface (nama interface)” untuk memilih interface yang akan dikonfigurasi. Contoh: interface GigabitEthernet0/0.

6. Masukkan command “ip address (ip address) (subnet mask)” untuk memberikan IP Address pada interface yang dipilih. Contoh: ip address 192.168.1.1 255.255.255.0

7. Masukkan command “no shutdown” untuk mengaktifkan interface.

8. Masukkan command “exit” untuk keluar dari mode konfigurasi.

Cara melakukan konfigurasi IP Address pada PC:

1. Klik salah satu perangkat PC.

2. Klik “Desktop” untuk masuk ke desktop PC.

3. Klik “IP Configuration” untuk melakukan konfigurasi IP Address.

TRENDING 🔥  Cara Buat Survey Sederhana

4. Masukkan IP Address dan Subnet Mask pada kolom yang disediakan.

5. Klik “OK” untuk menyimpan konfigurasi dan keluar.

Step 3: Konfigurasi Static Routing pada Router

Setelah konfigurasi IP Address pada setiap perangkat selesai, selanjutnya kita melakukan konfigurasi static routing pada Router. Cara konfigurasi static routing sebagai berikut:

Cara melakukan konfigurasi Static Routing pada Router:

1. Masukkan command “configure terminal” untuk memulai konfigurasi.

2. Masukkan command “ip route (network address) (subnet mask) (next hop)” untuk menambahkan static routing. Contoh: ip route 192.168.2.0 255.255.255.0 192.168.1.2

3. Masukkan command “exit” untuk keluar dari mode konfigurasi.

Dengan melakukan konfigurasi static routing pada Router, maka jaringan dapat terhubung dan mengirim data antara jaringan.

FAQ

1. Apa itu Cisco Packet Tracer?

Cisco Packet Tracer adalah perangkat lunak simulasi jaringan yang dikembangkan oleh Cisco Systems. Perangkat lunak ini digunakan untuk melakukan simulasi jaringan, pengujian, dan pembelajaran tentang teknologi jaringan. Cisco Packet Tracer dapat digunakan untuk membuat topologi jaringan, melakukan konfigurasi perangkat jaringan, dan melihat hasil simulasi.

2. Apa itu Static Routing?

Static routing merupakan teknik routing dimana admin jaringan secara manual menentukan rute yang akan diambil oleh paket data yang akan dikirimkan antara jaringan. Beda dengan dynamic routing, dimana jaringan akan menentukan rute yang terbaik berdasarkan perangkat jaringan yang tersedia. Static routing sangat cocok untuk jaringan kecil yang hanya memiliki sedikit perangkat.

3. Apa keuntungan menggunakan Static Routing?

Keuntungan menggunakan Static Routing adalah:

  • Lebih simple dan mudah dikonfigurasi.
  • Lebih cepat dalam pengiriman data.
  • Tidak memakan banyak resource pada perangkat jaringan.

Kesimpulan

Static Routing merupakan teknik routing yang sangat berguna dalam mengirimkan paket data antara jaringan, terutama pada jaringan kecil dengan sedikit perangkat. Pada artikel ini kita telah belajar tentang pengertian static routing, langkah-langkah cara melakukan static routing pada Cisco Packet Tracer pada jaringan sederhana, dan konfigurasi IP Address pada perangkat jaringan. Dengan melakukan konfigurasi static routing pada Router menggunakan Cisco Packet Tracer, maka jaringan dapat terhubung dan mengirim data antara jaringan. Semoga Bermanfaat dan sampai jumpa di artikel menarik lainnya.

TRENDING 🔥  Cara Bahagia yang Sederhana

Cisco Packet Tracer: Cara Static Routing dengan Jaringan Sederhana