Cara Membuat Sistem Informasi Klinik Sederhana PHP 7

Halo Sobat Sederhana, pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai cara membuat sistem informasi klinik sederhana menggunakan PHP 7. Sistem informasi klinik sederhana ini dapat membantu manajemen pengelolaan klinik seperti pendaftaran pasien, rekam medis, hingga pembayaran biaya klinik. Dalam artikel ini, kita akan membahas langkah-langkah pembuatan sistem informasi klinik sederhana menggunakan PHP 7 secara terperinci.

Langkah 1: Persiapan Database

Langkah pertama dalam membuat sistem informasi klinik sederhana adalah persiapan database. Database yang digunakan untuk sistem informasi ini dapat menggunakan MySQL atau MariaDB. Pertama-tama, buatlah database baru pada server MySQL atau MariaDB yang sudah terpasang. Setelah itu, buat tabel-tabel yang dibutuhkan untuk sistem informasi klinik, seperti tabel pasien, tabel dokter, dan tabel pembayaran.

Berikut adalah contoh script SQL untuk membuat tabel pasien:

No
Nama Kolom
Tipe Data
Panjang
Keterangan
1
id_pasien
int
11
Primary key, auto increment
2
nama_pasien
varchar
50
Nama lengkap pasien
3
alamat_pasien
varchar
100
Alamat lengkap pasien
4
tgl_lahir_pasien
date
Tanggal lahir pasien
5
jenis_kelamin_pasien
enum
Jenis kelamin pasien (L/P)

Dalam contoh di atas, kolom id_pasien adalah primary key dan menggunakan auto increment. Hal ini akan memudahkan dalam proses pendaftaran pasien karena id_pasien akan otomatis diisi oleh sistem.

FAQ: Apa saja tabel yang dibutuhkan untuk sistem informasi klinik?

Tabel-tabel yang dibutuhkan dalam sistem informasi klinik antara lain tabel pasien, tabel dokter, tabel rekam medis, dan tabel pembayaran. Tabel pasien digunakan untuk menyimpan data pasien, tabel dokter digunakan untuk menyimpan data dokter, tabel rekam medis digunakan untuk menyimpan data rekam medis pasien, dan tabel pembayaran digunakan untuk menyimpan data pembayaran biaya klinik.

TRENDING 🔥  Cara Bikin Es Krim Sederhana dan Mudah

Langkah 2: Membuat Halaman Login

Setelah persiapan database, langkah selanjutnya adalah membuat halaman login. Halaman login dibutuhkan agar hanya pengguna tertentu yang dapat mengakses sistem informasi klinik. Halaman login dapat dibuat dengan menggunakan HTML dan PHP.

Berikut adalah contoh script untuk halaman login:

<html><head><title>Login</title></head><body><form method="post" action="proses_login.php"><label>Username:</label><input type="text" name="username"><br><label>Password:</label><input type="password" name="password"><br><input type="submit" value="Login"></form></body></html>

Pada contoh di atas, data username dan password yang diinputkan oleh pengguna akan diproses pada file proses_login.php. Jika data username dan password yang diinputkan benar, maka pengguna akan diarahkan ke halaman utama sistem informasi klinik.

FAQ: Apa saja fitur-fitur yang dibutuhkan dalam halaman login?

Halaman login harus memiliki fitur-fitur yang aman agar sistem informasi klinik tidak dapat diakses oleh orang yang tidak berwenang. Fitur-fitur yang dibutuhkan dalam halaman login antara lain form input username dan password, validasi input username dan password, enkripsi password, dan session handling.

Langkah 3: Membuat Halaman Pendaftaran Pasien

Setelah pengguna berhasil login, langkah selanjutnya adalah membuat halaman pendaftaran pasien. Halaman pendaftaran pasien ini digunakan untuk memasukkan data pasien yang baru datang.

Berikut adalah contoh script untuk halaman pendaftaran pasien:

<html><head><title>Pendaftaran Pasien</title></head><body><form method="post" action="proses_pendaftaran_pasien.php"><label>Nama Pasien:</label><input type="text" name="nama_pasien"><br><label>Alamat Pasien:</label><input type="text" name="alamat_pasien"><br><label>Tanggal Lahir Pasien:</label><input type="date" name="tgl_lahir_pasien"><br><label>Jenis Kelamin Pasien:</label><input type="radio" name="jenis_kelamin_pasien" value="L" checked>Laki-laki<input type="radio" name="jenis_kelamin_pasien" value="P">Perempuan<br><input type="submit" value="Daftar"></form></body></html>

Dalam contoh di atas, data pasien yang diinputkan akan diproses pada file proses_pendaftaran_pasien.php. Jika proses pendaftaran pasien berhasil, maka pengguna akan diarahkan kembali ke halaman utama sistem informasi klinik.

FAQ: Apa saja data yang dibutuhkan dalam pendaftaran pasien?

Data yang dibutuhkan dalam pendaftaran pasien antara lain nama pasien, alamat pasien, tanggal lahir pasien, dan jenis kelamin pasien. Selain data-data tersebut, terdapat juga data tambahan seperti nomor telepon dan nomor identitas yang dapat ditambahkan sesuai kebutuhan.

TRENDING 🔥  Cara Membuat Undian Sederhana

Langkah 4: Membuat Halaman Rekam Medis Pasien

Setelah data pasien berhasil didaftarkan, selanjutnya adalah membuat halaman rekam medis pasien. Halaman rekam medis pasien ini digunakan untuk mencatat riwayat kesehatan pasien, termasuk diagnosa, pengobatan, dan tindakan medis yang dilakukan.

Berikut adalah contoh script untuk halaman rekam medis pasien:

<html><head><title>Rekam Medis Pasien</title></head><body><form method="post" action="proses_rekam_medis_pasien.php"><input type="hidden" name="id_pasien" value="<?php echo $id_pasien; ?>"><label>Diagnosa:</label><input type="text" name="diagnosa"><br><label>Pengobatan:</label><input type="text" name="pengobatan"><br><label>Tindakan Medis:</label><input type="text" name="tindakan_medis"><br><input type="submit" value="Simpan"></form></body></html>

Dalam contoh di atas, data rekam medis pasien yang diinputkan akan diproses pada file proses_rekam_medis_pasien.php. Data id_pasien yang terdapat pada halaman ini diambil dari database pada saat pengguna memilih pasien pada halaman pencarian.

FAQ: Apa saja informasi yang harus terdapat dalam rekam medis pasien?

Informasi yang harus terdapat dalam rekam medis pasien antara lain informasi mengenai diagnosa pasien, pengobatan yang diberikan, dan tindakan medis yang dilakukan. Selain itu, informasi tambahan seperti hasil tes laboratorium dan hasil radiologi dapat ditambahkan sesuai kebutuhan.

Langkah 5: Membuat Halaman Pembayaran Biaya Klinik

Setelah pasien mendapatkan pelayanan medis, langkah terakhir adalah membayar biaya klinik. Halaman pembayaran biaya klinik ini digunakan untuk mencatat biaya yang harus dibayar oleh pasien dan mencetak struk pembayaran.

Berikut adalah contoh script untuk halaman pembayaran biaya klinik:

<html><head><title>Pembayaran Biaya Klinik</title></head><body><form method="post" action="proses_pembayaran_biaya.php"><input type="hidden" name="id_pasien" value="<?php echo $id_pasien; ?>"><label>Biaya:</label><input type="number" name="biaya"><br><input type="submit" value="Bayar"></form></body></html>

Dalam contoh di atas, data pembayaran biaya klinik yang diinputkan akan diproses pada file proses_pembayaran_biaya.php. Data id_pasien yang terdapat pada halaman ini diambil dari database pada saat pengguna memilih pasien pada halaman pencarian.

FAQ: Apa saja yang harus diperhatikan saat pembayaran biaya klinik?

Pada saat pembayaran biaya klinik, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama-tama, pastikan bahwa biaya yang harus dibayar sudah sesuai dengan tarif klinik. Kedua, pastikan bahwa struk pembayaran sudah tercetak dengan benar dan tersedia untuk pasien. Terakhir, pastikan bahwa pembayaran sudah direkam dengan benar pada sistem informasi klinik.

TRENDING 🔥  Cara Membuat Peyek Kacang Tanah Sederhana

Langkah 6: Pengembangan Sistem

Sistem informasi klinik sederhana yang telah dibuat masih dapat dikembangkan menjadi lebih baik. Beberapa fitur yang dapat ditambahkan antara lain:

  • Halaman pencarian pasien
  • Halaman detail pasien
  • Halaman profil pengguna
  • Halaman laporan

Dengan menambahkan fitur-fitur tersebut, pengguna sistem informasi klinik sederhana dapat lebih mudah dalam mengelola klinik. Selain itu, data-data pasien dan transaksi pada klinik dapat dipantau dengan lebih baik melalui halaman laporan.

FAQ: Bagaimana cara melakukan pengembangan sistem informasi klinik?

Pengembangan sistem informasi klinik dapat dilakukan dengan beberapa cara, antara lain:

  • Mengumpulkan feedback dari pengguna sistem informasi klinik
  • Mencari solusi atas masalah-masalah yang muncul pada sistem informasi klinik
  • Melakukan riset tentang teknologi terbaru dalam pengembangan sistem informasi

Dengan melakukan pengembangan sistem informasi klinik secara terus-menerus, klinik dapat mengoptimalkan pengelolaan data pasien dan transaksi serta meningkatkan pelayanan medis yang diberikan kepada pasien.

Semoga Bermanfaat dan sampai jumpa di artikel menarik lainnya!

Cara Membuat Sistem Informasi Klinik Sederhana PHP 7