Cara Membuat Penyiram Tanaman Otomatis Sederhana

Halo Sobat Sederhana, kali ini kita akan membahas tentang cara membuat penyiram tanaman otomatis yang sederhana dan mudah untuk diaplikasikan di rumah. Tidak perlu khawatir jika kamu memiliki kesibukan yang padat atau sering lupa menyiram tanaman, karena dengan penyiram otomatis ini, tanaman kamu akan selalu terjaga kelembabannya. Jadi, simak baik-baik ya!

1. Persiapan Alat dan Bahan

Sebelum membuat penyiram otomatis, pastikan kamu sudah menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan, antara lain:

Alat
Bahan
1. Botol plastik bekas
1. Tanah
2. Selang
2. Benih tanaman
3. Pompa angin
3. Air
4. Gunting

Setelah alat dan bahan siap, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan botol plastik bekas sebagai wadah penyiram otomatis.

2. Menyiapkan Botol Plastik Bekas

Untuk membuat penyiram otomatis, pertama-tama kamu perlu mempersiapkan botol plastik bekas dengan ukuran 1,5 liter atau 2 liter. Caranya cukup mudah, yaitu:

a. Menggunting Bagian Bawah Botol

Pertama, siapkan gunting dan botol plastik bekas. Kemudian, gunting bagian bawah botol dengan memotongnya secara horizontal. Gunakan gunting yang cukup tajam agar hasilnya rapi.

b. Membuat Lubang di Tengah Botol

Setelah bagian bawah botol dipotong, langkah selanjutnya adalah membuat lubang di tengah botol. Lubang ini berfungsi sebagai tempat air keluar saat penyiram otomatis diaktifkan. Caranya cukup mudah, yaitu:

c. Memotong Selang

Setelah lubang terbentuk, langkah selanjutnya adalah memotong selang dengan ukuran yang panjangnya harus sama dengan jarak antara botol dan tanaman. Kemudian, masukkan selang ke dalam lubang yang sudah dibuat di tengah botol dan rapatkan dengan lem atau karet gelang.

d. Membuat Lubang pada Tutup Botol

Langkah terakhir adalah membuat lubang pada tutup botol untuk memasukkan pompa angin. Lubang ini berfungsi untuk mengisi udara ke dalam botol agar air bisa dikeluarkan dengan lancar saat penyiram otomatis diaktifkan.

TRENDING 🔥  Cara Menggimbal Rambut Secara Sederhana

3. Menanam dan Merawat Tanaman

Setelah botol plastik bekas sudah siap sebagai wadah penyiram otomatis, langkah selanjutnya adalah menanam dan merawat tanaman yang ingin kamu siram secara otomatis. Pastikan tanaman sudah ditanam di media tanam seperti tanah dan sudah cukup besar untuk disiram.

4. Mengaktifkan Penyiram Otomatis

Setelah melakukan persiapan dan menanam tanaman, saatnya mengaktifkan penyiram otomatis. Caranya cukup mudah, yaitu:

a. Mengisi Botol dengan Air

Langkah pertama adalah mengisi botol dengan air sampai penuh. Gunakan air bersih dan pastikan tidak ada benda asing yang masuk ke dalam botol.

b. Memompa Angin ke dalam Botol

Setelah botol terisi air, langkah selanjutnya adalah memompa angin ke dalam botol dengan memasukkan pompa angin ke dalam lubang pada tutup botol yang sudah dibuat sebelumnya. Pompa angin ini berfungsi untuk memberikan tekanan pada air sehingga bisa keluar melalui selang saat penyiram otomatis diaktifkan.

c. Mengatur Waktu Penyiram Otomatis

Langkah terakhir adalah mengatur waktu penyiram otomatis. Kamu bisa mengatur waktu siraman otomatis sesuai keinginan. Misalnya, kamu ingin menyiram tanaman setiap pagi hari, maka kamu bisa mengaktifkan penyiram otomatis pada pukul 06.00 WIB.

FAQ

1. Apakah penyiram otomatis ini bisa digunakan untuk semua jenis tanaman?

Iya, penyiram otomatis dapat digunakan untuk segala jenis tanaman, baik itu tanaman hias maupun tanaman produktif.

2. Apakah penyiram otomatis ini aman digunakan?

Penyiram otomatis ini aman digunakan selama penggunaannya dalam kondisi normal dan sesuai dengan petunjuk penggunaan yang diberikan.

3. Berapa lama waktu penyiraman otomatis?

Waktu penyiraman otomatis tergantung dari besar kecilnya botol yang digunakan dan tekanan pompa angin yang diberikan. Namun, umumnya waktu penyiraman otomatis berkisar antara 1-2 menit.

TRENDING 🔥  Cara Bikin WC Sederhana untuk Sobat Sederhana

4. Apakah penyiram otomatis ini bisa dimatikan?

Iya, penyiram otomatis bisa dimatikan dengan cara membuang sisa air yang masih ada dalam botol.

5. Apakah penyiram otomatis ini bisa disimpan?

Iya, penyiram otomatis dapat disimpan saat tidak digunakan dengan cara membuang air dalam botol dan melepas selang dari lubang di tengah botol.

Penutup

Itulah tadi cara membuat penyiram tanaman otomatis sederhana dan mudah untuk diaplikasikan di rumah. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu yang ingin memiliki tanaman yang selalu terjaga kelembabannya. Sampai jumpa di artikel menarik lainnya!

Cara Membuat Penyiram Tanaman Otomatis Sederhana